Play Video

Mentawai – Jiwa Hutan

Film oleh Joo Peter, Indonesia 2022 (c) contact@joopeter.de – Cinemate Film Production 

Unduh EPK   –  Pratinjau Film 55 Menit. Film (Kata sandi berdasarkan permintaan) 

Film oleh Joo Peter, 52 menit, 4K

Penduduk asli terakhir kepulauan Sumatera: sebuah budaya di ambang kepunahan – dengan perkembangan geopolitik terbaru, perusakan habitat mereka mencapai situasi yang mustahil kembali. Film ini menggambarkan budaya asli, sejarah, dan perlawanan hingga perkembangan terkini geopolitik dari degradasi lingkungan yang semakin meningkat di Indonesia. Kehidupan sehari-hari suku asli, kosmos spiritual mereka, dan komitmen mereka untuk melestarikan budaya dan habitat alami mereka sendiri tertangkap oleh gambar bersejarah yang langka dan materi arsip yang menceritakan kisah penindasan budaya asli mereka selama beberapa dekade – dan juga perjuangan mereka bertahan.

 

* * *

Mengenal budaya asli Mentawai; sebuah kepulauan kecil di bagian selatan Sumatera, merupakan sebuah perjalaan ke asal mula umat manusia.

Film ini mengajak Anda terhubung dengan segenap hati dan indra Anda: melihat, merasakan, menyentuh, dan mencium kehidupan di hutan. Tangkapan gambar sinematik yang intim pada film ini akan membawa Anda mengalami langsung kehidupan adat di Mentawai dengan keindahan dan kerentanannya.

Tiga orang dukun (Sikerei) adalah karakter utama dalam film ini. Mereka sudah lebih dulu melakukan kegiatan berburu meramu, bahkan sebelum tradisi menenun dan tembikar ada.

Film ini menggambarkan kehidupan sehari-hari suku asli Mentawai, kosmos spiritual mereka, dan komitmen mereka untuk melestarikan budaya dan habitat alami mereka sendiri. Namun keadaan berubah perlahan ketika perusahaan penebang mengancam ekosistem pulau yang rapuh.

Rekaman dan bahan arsip bersejarah yang langka pada film ini menceritakan kisah penindasan selama puluhan tahun terhadap budaya asli Masyarakat Mentawai– dan juga tentang kekuatan mental mereka sebagai suku terakhir yang tinggal di hutan. Aman Laulau telah menjadi pemimpin mereka dalam perjuangan ini selama beberapa dekade, pertemuannya dengan gubernur di Sumatera menjadi titik penting sejarah Mentawai.

Bagian akhir dari film ini mengeksplorasi konteks geopolitik dan menunjukkan generasi baru yang bergabung dalam perjuangan untuk melestarikan lingkungan dan budaya mereka – sebagai bagian dari gerakan yang lebih besar di Indonesia.

Proyek ini didukung oleh para peneliti terkenal, aktivis, dan Yayasan Adat.

Film ini merupakan salah satu dari rangkaian film yang direncanakan akan dipublikasikan untuk merayakan keragaman dan kekayaan budaya asli Indonesia.

 Mitra kerjasama: Suku Mentawai    Infoscreening.co

Tayang perdana 9-12 Juni Festival Film Balinale

+++ Special Prize of the Jury +++

young Sikerei (shaman)
Mother Tiru fishing in the river
Takgogouk searching for beetle larvae in a sago tree
delicatecy: sago beetle larvae
Takgogouk with bow and arrows in the forest
Takgogouk processing the bark
k1600_13-bai-tiru-fisching2

 

copyrights reserved, contact joopeter(at)gmx.de